Fokusberita.co ◊ Rabu, 28 Oktober 2026.
BLITAR – Mengembangkan usaha di tengah aktivitas pasar membutuhkan kemampuan membaca peluang. Hal itu dilakukan Nofiliya, pelaku UMKM di Pasar Legi Kota Blitar, yang memperluas bisnisnya dari perdagangan sembako hingga membuka tempat ngopi dan menjadi agen BRILink.
Langkah tersebut membuat tempat usahanya tidak hanya melayani kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyediakan layanan transaksi perbankan bagi masyarakat di sekitarnya.
Bagi Nofiliya, pengembangan usaha menjadi kesempatan untuk menghadirkan layanan yang lebih beragam sekaligus meningkatkan manfaat keberadaan bisnisnya di lingkungan Pasar Legi.
Perjalanan usahanya bermula dari perdagangan sembako. Seiring waktu, ia menambah tempat ngopi sebagai bagian dari pengembangan bisnis, sebelum akhirnya memperluas layanan dengan bergabung sebagai agen BRILink.
Kehadiran layanan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan akses transaksi perbankan lebih dekat dengan lingkungan tempat mereka beraktivitas.
BRILink Tambah Peluang Pengembangan UMKM
Menjadi agen BRILink memberikan dimensi baru bagi usaha yang dijalankan Nofiliya. Aktivitas bisnisnya kini mencakup perdagangan kebutuhan sehari-hari, tempat ngopi, serta layanan transaksi perbankan.
Diversifikasi tersebut memperlihatkan bagaimana pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha dengan memanfaatkan peluang yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam menjalankan bisnisnya, Nofiliya juga memanfaatkan produk dan layanan BRI untuk menunjang aktivitas usaha. Kolaborasi dengan BRI Unit Kodya turut mendukung pengembangan layanan yang diberikan kepada pelanggan.
“BRI sangat membantu perkembangan usaha saya. Dengan adanya berbagai produk dan layanan BRI, usaha saya menjadi lebih berkembang dan saya juga bisa memberikan pelayanan yang lebih lengkap kepada masyarakat,” ujar Nofiliya.
Keberadaan agen BRILink juga membuka kesempatan bagi Nofiliya untuk mengambil peran lebih luas di lingkungan sekitar. Usahanya bukan sekadar tempat berjualan, melainkan turut menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mengakses transaksi perbankan.
BRI Dorong UMKM Manfaatkan Peluang
Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi, mengatakan pengembangan UMKM perlu didukung dengan pemanfaatan peluang usaha dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pelaku UMKM dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal ketika pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan manfaat yang dirasakan lingkungan sekitar.
“BRI berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra pertumbuhan UMKM. Kami melihat perkembangan usaha Ibu Nofiliya tidak hanya dari semakin beragamnya lini usaha yang dijalankan, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Melalui BRILink Agen, misalnya, pelaku usaha sekaligus dapat berperan dalam mendekatkan akses layanan transaksi perbankan kepada masyarakat,” kata Yudika.
Ia menjelaskan, sinergi UMKM dengan produk dan layanan perbankan menjadi salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses layanan keuangan.
“UMKM yang naik kelas bukan hanya usaha yang semakin berkembang, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang semakin luas bagi lingkungan sekitarnya. Kami berharap perjalanan Ibu Nofiliya dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus melihat peluang, mengembangkan usaha, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.
BRI melalui BRI Kodya Blitar menyatakan akan melanjutkan upaya pemberdayaan UMKM melalui penyediaan produk, layanan, dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM menjadi lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing.
Kisah Nofiliya di Pasar Legi menunjukkan bahwa peluang pengembangan UMKM tidak hanya terletak pada penambahan jenis usaha. Kemampuan menghadirkan layanan yang dibutuhkan masyarakat juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat bisnis sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di tingkat lokal.


